Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Momentum perayaan Dies Natalis ke-6 Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) berlangsung penuh makna dan refleksi akademik. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor DPRD Provinsi Maluku, Rabu (6/5/2026), menjadi ruang kebersamaan bagi sivitas akademika untuk merayakan perjalanan enam tahun Fakultas Hukum UKIM dalam membangun pendidikan hukum di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum UKIM, Sandy Victor Hukunala, menyampaikan kesan dan pesan yang sarat makna di hadapan para dosen, mahasiswa, alumni, serta tamu undangan yang hadir.
Mengawali sambutannya, Hukunala menyampaikan rasa syukur atas perjalanan fakultas yang menurutnya tidak lepas dari campur tangan Tuhan dan kerja keras seluruh civitas akademika.
Ia juga menyampaikan kabar bahagia terkait salah satu tenaga pengajar di Fakultas Hukum UKIM.
“Tidak ada manusia yang merancang semuanya, tetapi kita percaya rencana Tuhan berada di atas segala-galanya. Tepat tanggal 6 Mei, NUPTK beliau keluar dan hari ini beliau resmi tercatat di Kementerian Pendidikan Tinggi sebagai dosen tetap yang ditempatkan di Fakultas Hukum,” ungkap Hukunala yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Pada momen tersebut, Hukunala turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dosen, dan mahasiswa yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian Dies Natalis tahun ini.
Menurutnya, meski persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat, semangat kebersamaan mampu menghadirkan perayaan yang meriah dan berkesan.
“Saya tidak menyangka acara ini bisa berlangsung semegah ini. Orang mungkin berpikir panitia bekerja satu tahun, padahal kita hanya sekitar satu bulan mempersiapkan semuanya. Awalnya bahkan sempat berpikir tidak perlu membuat dies karena usia kepemimpinan baru berjalan lima bulan, tetapi semangat teman-teman dosen dan mahasiswa membuat kita akhirnya melangkah bersama,” katanya.
Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para mahasiswa apabila selama rangkaian kegiatan Dies Natalis terdapat aktivitas perkuliahan yang sempat terganggu.
Ia memastikan seluruh aktivitas akademik akan kembali berjalan normal setelah puncak perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Hukunala menekankan tiga pesan penting bagi seluruh keluarga besar Fakultas Hukum UKIM.
Pertama, ia menjelaskan bahwa Dies Natalis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi akademik untuk melihat secara jujur capaian tridharma perguruan tinggi selama satu tahun terakhir.
“Dies secara harafiah berarti hari kelahiran. Ini adalah momen refleksi akademik, menilai dengan jernih dan jujur apa yang telah kita capai, apa yang benar-benar memberi dampak, dan apa yang masih harus kita perbaiki,” ujarnya.
Pesan kedua, ia menegaskan bahwa usia enam tahun bagi Fakultas Hukum UKIM merupakan fase pertumbuhan yang penting. Namun menurutnya, kematangan sebuah institusi akademik tidak selalu diukur dari usia, melainkan dari visi, konsistensi, dan keberanian untuk bermimpi besar.
“Sebagai fakultas yang relatif muda, enam tahun adalah fase pertumbuhan. Tetapi dalam dunia akademik, kematangan tidak selalu ditentukan oleh usia, melainkan oleh visi, konsistensi, dan keberanian untuk bermimpi,” tegasnya.
Pesan ketiga yang paling mendapat perhatian hadirin adalah soal pentingnya mengelola perbedaan di lingkungan akademik.
Menurut Hukunala, perbedaan pandangan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, namun justru harus dijadikan kekuatan bersama dalam membangun institusi yang lebih kuat.
“Dalam dinamika kampus, perbedaan pandangan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Tetapi di situlah letak kekuatan kita. Perbedaan bukan untuk dipertajam menjadi sekat, tetapi dipertemukan menjadi sumber gagasan. Dari dialektika itulah lahir kedalaman berpikir, kematangan sikap, dan arah institusi yang lebih kuat,” katanya.
Menutup sambutannya, Hukunala mengingatkan bahwa perjalanan Fakultas Hukum UKIM selama enam tahun bukan dibangun oleh satu orang, melainkan oleh banyak tangan, banyak pikiran, dan banyak pengorbanan.
Ia pun mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat perjuangan, meski berangkat dari fasilitas yang sederhana.
“Dies ini mengingatkan kita bahwa perjalanan ini tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh banyak tangan dan banyak pikiran. Dari gedung mungil di tanah lapang kecil, kita sedang merawat sesuatu yang jauh lebih besar, yakni harapan dan masa depan,” tutupnya.
Acara Dies Natalis ke-6 Fakultas Hukum UKIM berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan, menjadi simbol perjalanan, refleksi, sekaligus komitmen bersama untuk terus membawa Fakultas Hukum UKIM menuju kualitas akademik yang semakin maju dan berdaya saing. (BN Grace)





