![]() |
| Edison Lapalello Dir. PARAMATER Wilayah Indonesia Timur |
Ambon, Bedahnusantara.com: Kepercayaan diri yang berlebihan (Over Confidence) dalam perhelatan Pilkada, adalah sebuah sikap yang sangat berbahaya bagi kandidat manapun yang maju dalam Pilkada.
Demikian penegasan Direktur Wilayah Timur Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant, Edison Lapalello kepada media ini diruang kerjanya pada Selasa (13/3).
Menurutnya, hasil pemantauan kami terhadap wacana yang ada di Media Sosial (Medsos) maupun di Masyarakat bahwa seolah-olah hanya ada dua pasangan Calon (SANTUN dan HEBAT) yang berpeluang besar memenangkan perhelatan Pilkada Maluku, itu adalah sebuah kekeliruan yang sangat besar.
” Pernyataan kami ini, kami sampaikan berdasarkan kondisi dan data yang kami temui dilapangan, bahwa apakah wacana ini adalah sebuah realita yang Natural, ataukah ini adalah sebuah isyu yang sengaja disebarkan kepada masyarakat, sebab jika hal ini ternyata adalah sebuah isyu yang sengaja dilemparkan kepada masyarakat, maka hal ini akan sangat berbahaya bagi kedua kandidat (SANTUN dan HEBAT)” Jelasnya.
Diterangkan Lapalello, Jika kemudian pasangan calon BAILEO dianggap tidak memiliki peluang dan pengaruh dalam mendapatkan kemenangan dalam pilkada maluku kali ini, maka hal ini adalah sebuah kesalahan yang cukup berbahaya, sebab pada kenyataannya pasangan BAILEO punya Victory Gate yang sangat baik untuk memenangkan perhelatan Pilkada Maluku.
” Dari Hasil survey kami, khusus untuk Media Sosial (Medsos), kami menemukan bahwa Pasangan BAILEO memiliki kurang lebih 8 Akun Afliasi, sedangkan Pasangan SANTUN memiliki 6 Akun Afliasi, dan Pasangan HEBAT memiliki 2 Akun Afliasi, olehnya dari aspek ini kami menemukan bahwa Pasangan BAILEO sangat serius dalam bekerja dan mempromosikan kandidat BAILEO” Terang Lapalello.
Pada kenyataan Survey lapangan, lanjut Lapalello, kami juga menemukan bahwa kuantitas (jumlah) perjumpaan atau tatap muka pasangan Calon dengan masyarakat, ternyata pasangan BAILEO masih lebih tinggi dari pasangan lainnya (SANTUN dan HEBAT).
” Kenyataan ini tidak dapat dianggap sepele, sehingga tidak bisa kemudian dianalogikan bahwa Pasangan BAILEO adalah pasangan yang tidak diperhitungkan dalam perhelatan Pilkada Maluku saat ini” Papar Lapalello.
Lebih jauh diungkapakan Lapalello, jika kita melihat pada aspek Elektabilitas, Popularitas, dan Asektabilitas pasangan calon hari ini, berdasrkan banyak hasil Survey dari para lembaga survey yang ada di Maluku memang menunjukan beberapa hasil yang juga berbeda-beda, atau bahkan menjelaskan bahwa pasangan Calon tertentu lebih tinggi dari pasangan lainnya. hal ini tdaklah salah, akan tetapi yang mesti kita ketahui bahwa, hasil survey tersebut masih merupakan Indikator dan Barometer sementara, yang nantinya oleh para pasangan calon, hasil ini mestinya dikelola menjadi treatmen dan strategi demi memenangkan Pilkada Maluku.
” Kami adalah pelaku Survey, tentunya kami memiliki data yang dapat dipercaya tingkat kebenarannya, sehingga sampai dengan hari ini kami dapat menyatakan bahwa ketiga pasangan Calon yang maju dalam perhelatan Pilkada Maluku, memiliki peluang yang sama besar dalam memenangkan Pilkada Maluku kali ini, sepanjang tidak melakukan aktifitas yang meremehkan kandidat lainnya dengan memiliki Rasa Percaya diri yang berlebihan” Tegas Lapalello. (BN-08)






