Maluku,Bedahnusantara.com-KENAIKAN Tarif angkutan udara dorong inflasi Maluku pada Maret 2022.
Demikian disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku M Lukman Hakim melalui rilis yang dikirim kepada Bedahnusantara.com, Jumat (1/4/2022).
Dia mengatakan, kelompok transportasi mencatatkan inflasi sebesar 1,74% (mtm) yang utamanya didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara hingga 7,80% (mtm).
“Meningkatnya tarif angkutan udara ini tidak lepas dari kebijakan
pelonggaran persyaratan pelaku perjalanan udara berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 21 Tahun 2022 yang berdampak pada meningkatnya permintaan masyarakat terhadap jasa penerbangan,” ujarnya.
Dijelaskannya, sepanjang Maret 2022, kenaikan tarif angkutan udara lintas provinsi tercatat meningkat sebesar 12-28%.
Demikian pula dengan tarif angkutan udara intra provinsi (rute di dalam lingkup Provinsi Maluku) yang tercatat meningkat hingga lebih dari 50%.
Selain itu, kata dia, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatatkan inflasi sebesar
0,36% (mtm) yang utamanya didorong oleh tekanan harga pada komoditas hortikultura seperti
cabai rawit dan bawang merah. Harga cabai rawit meningkat sebesar 23,78% (mtm) sementara
bawang merah meningkat sebesar 11,02% (mtm).
“Kenaikan harga komoditas tersebut disinyalir akibat keterbatasan pasokan akibat tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen di
daerah sentra. Meningkatnya inflasi kelompok makanan, minuman, tembakau juga disebabkan
oleh komoditas tahu mentah yang mengalami inflasi sebesar 12,89% (mtm) yang merupakan
dampak dari terbatasnya pasokan kedelai yang terjadi secara nasional,” paparnya.
Dia mengakui, sebagai upaya pengendalian harga menjelang Bulan Ramadhan, TPID Provinsi Maluku
berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi yang didasarkan pada strategi 4K
(Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif).
“Sebagai bagian dari implementasi strategi 4K tersebut, TPID Provinsi Maluku telah melakukan
kegiatan sidak pasar dalam rangka pemantauan harga serta stok bahan pokok secara langsung
ke Pasar Mardika dan beberapa distributor besar. Selain itu juga akan digelar kegiatan pasar
murah secara mobile yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2022,” tandasnya.( BN-02)






