Kabut Asap Selimuti Ambon, Lurah Uritetu Minta Warga Perketat Perlindungan Kesehatan

IMG 5581 scaled

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Kondisi kualitas udara di Kota Ambon yang belakangan ini kurang sehat akibat paparan kabut asap menjadi perhatian pemerintah di tingkat kelurahan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan kondisi kesehatan, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah.

Lurah Uritetu, Diana Primayanti, saat diwawancarai langsung di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026), menyampaikan imbauan kepada seluruh warga Kota Ambon agar bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Menurut Diana, paparan kabut asap dapat membuat masyarakat lebih rentan mengalami gangguan kesehatan apabila terlalu sering melakukan aktivitas di ruang terbuka. Karena itu, warga diminta mengambil langkah sederhana untuk mengurangi risiko paparan, terutama dengan menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

Iklan Bedah Nusantara 1
Iklan Bedah Nusantara 2
Iklan Bedah Nusantara 3

advertisement ★

“Mengingat kondisi udara saat ini kurang sehat akibat paparan kabut asap, kami dari Kelurahan Uritetu mengimbau seluruh warga Kota Ambon untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan bersama,” ujar Diana.

Ia mengatakan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat ketika terpaksa harus keluar rumah. Terlebih bagi warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan dalam waktu cukup lama.

Diana juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah apabila kegiatan tersebut tidak benar-benar diperlukan. Warga diharapkan dapat memilah aktivitas yang sifatnya penting dan mendesak dengan kegiatan yang masih dapat ditunda sampai kondisi udara kembali membaik.

“Selalu gunakan masker dan juga kurangi aktivitas di luar ruangan. Batasi kegiatan di luar rumah kalau memang sangat mendesak,” katanya.

Kelompok Rentan Diminta Lebih Waspada

Imbauan tersebut, lanjut Diana, perlu menjadi perhatian bersama, namun terdapat kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan lebih karena relatif rentan terhadap kondisi udara yang kurang sehat.

Kelompok tersebut antara lain anak-anak, lanjut usia (lansia), serta ibu hamil. Bagi kelompok ini, aktivitas di luar ruangan sebaiknya benar-benar dibatasi, khususnya apabila tidak memiliki kebutuhan yang mendesak.

Diana meminta para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak selama kondisi kabut asap masih terjadi. Anak-anak sebaiknya tidak terlalu banyak bermain atau melakukan kegiatan di luar rumah agar mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar asap.

Begitu pula dengan lansia yang memiliki kondisi fisik lebih rentan. Keluarga diharapkan dapat membantu membatasi aktivitas mereka di luar rumah serta memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi tanpa harus terlalu sering terpapar udara luar.

Sementara bagi ibu hamil, Diana mengimbau agar lebih berhati-hati dan mengurangi kegiatan yang mengharuskan berada di ruang terbuka dalam waktu lama.

“Terutama bagi anak-anak, lansia dan ibu hamil, aktivitas di luar rumah perlu dibatasi. Kalau tidak mendesak, lebih baik tetap berada di dalam rumah,” ujarnya.

Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci

Diana menegaskan, menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga yang rentan dapat membantu mengurangi risiko akibat paparan kabut asap.

Ia juga meminta masyarakat tidak menganggap remeh kondisi tersebut. Warga diharapkan tetap memperhatikan kondisi tubuh dan segera mengambil langkah yang diperlukan apabila mulai merasakan keluhan kesehatan.

“Yang paling penting adalah kita sama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas di luar kalau memang tidak terlalu penting,” tuturnya.

Pemerintah Kelurahan Uritetu, kata Diana, berharap kondisi udara di Kota Ambon dapat segera kembali membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

Untuk sementara, masyarakat diminta mengutamakan keselamatan, membatasi paparan asap, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia dan ibu hamil.

Imbauan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tidak hanya menunggu kondisi membaik, tetapi ikut mengambil langkah pencegahan dari lingkungan keluarga masing-masing. Dengan kepedulian dan kewaspadaan bersama, risiko kesehatan akibat kondisi udara yang kurang sehat diharapkan dapat ditekan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan