![]() |
| Logo Koperasi |
Ambon, Bedahnusantara.com: Koperasi adalah Soko Guru Pembangunan dan Ekonomi Indonesia, akan tetapi Apalah artinya jika kemudian Fakta dilapangan menjelaskan bahwa, masih begitu banyak Koperasi yang tidak mampu menjalankan peran dan fungsinya sebagaimana yang diharapkan.
Hal tersebut terungkap dari hasil sensus koperasi yang dilakukan selama ini oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon kedapatan ada 93 koperasi di Kota Ambon tidak lagi beraktifitas alias mati.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon Mrthin Keiluhu memaparkan, dari 729 koperasi yang beroperasi di Kota Ambon hanya 2 ratus lebih yang masih aktif dan sisa 4 ratus lebih koperasinya yang hanya tinggal papan nama namun aktifitas perekonomiannya tidak jalan.
“Kemudian sisa 93 koperasi itu sudah dianggap tidak terpakai lagi,”ujar dia kepada wartawan di saat ditemui di Balai Kota Ambon.
Menurut Keiluhu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengambil langkah untuk menginstruksikan seluruh koperasi untuk melakukan rapat kerja terkait kejelasan koperasi-koperasi ini.
“Karena inikan sudah selesai akhir tahun anggaran maka mereka harus rapat anggota dan saya menghimbau kepada mereka untuk segara lakukan rapat anggota untuk yang masih ada, supaya kita tahu mana koperasi yang ada, yang sudah tidak aktif nanti kita lihat klasifikasinya sudah tidak bisa bergerak lagikah atau bisa bergerak sedikit,”papar dia.
Kalau memang masih ada yang bisa kita hidupkan kembali, yah kita revitalisasi untuk koperasi-koperasi yang ada, karena kesejahteraan mereka merupakan taruhan koperasi-koperasi,”imbuhnya.
Menurut dia, koperasi-koperasi ini harus diberdayakan lagi demi perkembangan roda perekonomian di kota ini supaya dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
“Nah kalau mereka semua dapat diberdayakan, yah pasti ekonomi masyarakat kota itukan akan semakin berkembang, jadi untuk koperasi-koperasi ini kita akan dorong secepatnya bahkan supaya anggotanya juga turut merasakan manfaat koperasi ini,”ujar dia.
Karena menurut dia, jika koperasi-koperasi ini tidak didorong maka yang akan dirugikan adalah koperasi-koperasi tersebut,”kita lihat nanti kalau koperasi sebanyak itu kalau tidak aktifkan rugi, kalau aktif mereka bisa menggerakan roda perekonomian Kota Ambon,”ungkap dia.(BN-03)






