Hasil Seleksi Komisioner KPUD Harus Berkualitas dan Bebas KKN

lapalelo dan KPU
Direktur Wilayah Timur
 Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant,
Edison Lapalello 

Ambon, Bedahnusantara.com: Terkait dengan pelaksanaan seleksi Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di Provinsi Maluku dan sebelah Kabupaten/Kota, kami berharap agar proses ini dapat berjalan dengan baik dan transparan.
Demikian disampaikan oleh Direktur Wilayah Timur Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant, Edison Lapalello kepada media ini di ruang kerjanya pada Rabu (21/11) di Ambon.
Menurutnya, Sebagai Consultant politik dirinya sangat berharap agar proses perekrutan dan seleksi Komisioner KPUD di Maluku dapat berjalan dengan baik dan menjunjung asas transparan dan kebenaran.
” kami berharap agar proses seleksi oleh Tim seleksi (Timsel) Komisioner KPUD di Maluku dapat berjalan dengan baik dan transparan, agar nantinya para komisioner KPUD yang terpilih adalah orang-orang yang benar-benar teruji serta berkualitas” ujar Lapalello.
Diterangkan Lapalello, berdasarkan pengamatan kami dilapangan, kami mendapati fakta bahwa ternyata Animo masyarakat yang mengikuti seleksi Komisioner KPUD cukup tinggi, bahkan banyak sekali tokoh-tokoh politik yang kami kenal sejak lama, ternyata mengambil bagian juga dalam proses tersebut.
” Hasil pengamatan kami ternyata animo masyarakat cukup tinggi, yang kurang hanyalah pada daerah seperti Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan ARU. Hal ini ternyata disebabkan oleh minimnya informasi kepada masyarakat pada kedua kabupaten tersebut” terangnya.
Kami sendiri, lanjutnya, mengapresiasi sistem perekrutan yang diteapkan oleh Tim Seleksi Komisioner KPUD, yakni dengan menggunakan
Computer Assisted Test atau sistem CAT, sebab bagi kami penggunaan sistem ini adalah proses transparansi terkait perengkingan dalam tahapan test nanti.
” kami sangat mengapresiasi proses oleh Tim seleksi, yang memakai sistem CAT, sehingga hasilnya nanti adalah hasil yang benar-benar final, dan tanpa ada rekayasa, sebab ternyata berdasarkan informasi yang kami dapati, terdapat beberapa oknum yang dikenal hebat dalam proses politik dan hukum, akan tetapi ternyata tidak lolos dalam seleksi dengan sistem CAT ini, ” Jelasnya.
Semua Proses masih panjang, tambahnya, dan semua tahapan terkait perekrutan Komisioner KPUD ini, menjadi kewenangan pernuh Tim Seleksi, akan tetapi kami sebagai masyarakat, memiliki peran dan hak juga untuk mengawal proses ini, sebab KPUD adalah lembaga Independen yang berkaitan erat dengan semua aspek politik dan kekuasaan, sehingga kami dan masyarakat tentunya tidak akan bisa membiarkan begitu saja proses ini tanpa langkah pengawasan.
” kami tetap akan menghormati semua kerja dan proses seleksi yang dilakukan, akan tetapi sebagai masyarakat kami tentu memiliki tugas untuk memantau dan mengawal proses ini, agar semua bisa berjalan dengan baik dan transparan” Tegas Lapalello.
Hasil seleksi ini, akan menghasilkan komisioner-komisioner baru, dengan beban kerja yang lebih berat, manakala iklim dan sistem poliik kali ini akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sebab untuk pertama kalinya proses Demokrasi di Indonesia akan melakukan pemilihan Presiden dan Legislatif secara bersamaan. Sehingga tentunya dibutuhkan komisioner yang memiliki tenaga dan kemampuan yang luar biasa dalam menghasilkan proses Pilpres dan Pileg yang berkualitas.
” Harapan kami adalah Komisioner yang terpilih nantinya, adalah orang-orang yang berkualitas dan bebas dari KKN, serta bukan menjadi titipan pihak-pihak tertentu, agar nantinya Pilpres dan Pileg 2019 nanti akan sangat berkualitas dan Jujur serta benar, ” Tegas Lapalello. (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan