Harry Far Far: Euforia Piala Dunia di Ambon Harus Tetap Tertib dan Aman

IMG 2054
Screenshot

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Antusiasme masyarakat Kota Ambon dalam menyambut dan merayakan ajang Piala Dunia dinilai sebagai bagian dari budaya yang telah melekat di tengah kehidupan warga. Namun, perayaan tersebut harus tetap dilakukan dengan mengedepankan ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, mengatakan euforia Piala Dunia yang ditunjukkan masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk konvoi kendaraan dan nonton bareng, merupakan hal yang positif selama dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Ini spesialnya Kota Ambon dalam menyambut Piala Dunia. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa ini sudah menjadi budaya masyarakat. Karena itu tugas pemerintah adalah memastikan seluruh aktivitas perayaan, termasuk konvoi, dapat berjalan dengan aman dan tertib sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” kata Far Far saat diwawancarai di Kantor DPRD Kota Ambon, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, Ambon memiliki karakteristik tersendiri setiap kali perhelatan sepak bola dunia berlangsung. Antusiasme warga selalu terlihat tinggi dengan berbagai bentuk dukungan terhadap tim favorit masing-masing.

“Ini adalah Ambon dengan euforia Piala Dunianya yang begitu luar biasa. Antusiasme masyarakat sangat besar dan beragam. Tentu ini menjadi sesuatu yang membanggakan, tetapi harus dibarengi dengan kesadaran untuk menjaga ketertiban bersama,” ujarnya.

Far Far mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam merayakan kemenangan tim yang didukung. Ia menegaskan bahwa perayaan tidak boleh menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun masyarakat lainnya.

“Boleh merayakan ketika tim masing-masing menang, tetapi tetap menjaga ketertiban, menjaga keamanan di sekitar, dan menjaga kebersihan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau para penyelenggara kegiatan nonton bareng di berbagai titik di Kota Ambon agar memperhatikan kebersihan lokasi setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam menikmati pertandingan harus dibarengi dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.

“Kami berharap lokasi-lokasi yang menggelar nonton bareng tetap memprioritaskan kebersihan. Jangan sampai setelah kegiatan selesai justru meninggalkan sampah yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” katanya.

Far Far menambahkan, budaya konvoi yang selama ini menjadi bagian dari perayaan sepak bola di Ambon tidak perlu dihentikan. Namun, pelaksanaannya harus diatur dengan baik agar lebih tertib, aman, dan terorganisir.

“Budaya baik seperti konvoi dan bentuk perayaan lainnya tidak boleh dihentikan. Yang perlu dilakukan adalah menatanya agar lebih tertib dan terorganisir sehingga semua masyarakat bisa menikmati suasana Piala Dunia dengan aman dan nyaman,”tutupnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan