Ambon,Bedahnusantara.com:Direncanakan Menteri Republik Indonesia Yaqut Cholil akan membuka Sidang Ke-38 Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) yang akan berlangsung pada 7 Februari 2021 mendatang.
Hal ini disampaikan ketua panitia Sidang Ke-38 Sinode GPM Tonny Pariela kepada wartawan dikantor sinode, Rabu (03/01).
Dia mengatakan, rencana Menag membuka Sidang Ke-38 berdasarkan ksurat yang diberikan Gubernur Maluku Murad Ismail kepada Menag RI.
“Gubernur Maluku telah menyurati Bapak Menteri Agama, namun sampai saat ini belum ada kepastian apakah beliau akan hadir atau tidak dalam pembukaan Sidang Ke-38 Sinode GPM,” ujarnya.
Dia menjelaskan, apabila sidang tersebut tidak dapat dibuka oleh Menteri Agama atau Wakil Menteri, maka Gubernur Maluku akan membuka secara resmi Sidang Ke-38 Sinode GPM yang berlangsung pada tangg 7 Febuari 2021 mendatang.
“Walaupun Menteri Agama tidak hadir bisa juga dilakukan secara virtual, maka bisa diusulkan Wakil Menteri. Kalau tidak jadi lagi, maka Gubernur Maluku sendiri yang akan membuka kegiatan ini,” paparnya.
Dirinya mengakui, peserta yang akan mengikuti Sidang Ke-38 Sinode GPM sebanyak 491 orang yang terdiri dari 280 peserta biasa dan 211 peserta luar biasa.
“491 peserta ini berasal dari 34 klasis yang tersebar di Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut). Masing-masing Klasis mengutus 11 orang, tiga diantaranya masuk sebagai peserta luar biasa, “terangnya
Dia memastikan, Sidang Ke-38 Sinode GPM akan berjalan aman dan lancar ditengah pandemi Covid-19.
“Kita sudah dapatkan rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, untuk menyelenggarakan sidang Sinode, dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.( BN-03)






