Dikpora Malra Gelar Liga Pelajar Jelang Hardiknas

hardiknas%2Boke
Ilustrasi Perayaan HARDIKNAS

Langgur, Bedah Nusantara.com: Hari Pendidikan Nasional telah didepan mata, Hardikans adalah hari penting dan bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk menyambut perayaan hardiknas ini. Tak terkecuali Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Maluku Tenggara melalui bidang pemuda dan Olahraga setiap tahun telah menggagendakan pelaksanaan liga pelajar yang dilangsung menjelang Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dikpora Kabupaten Maluku Tenggara, Ibrahim Tamher mengatakan pihaknya telah mengangendakan kompetisi liga pelajar setiap tahun.

Pelaksanaan event tersebut, Kata Ibrahim dalam rangka memperingati Hardiknas tetapi juga bagian dari pencarian bibit-bibit atlit.

“bidang Pemuda dan olahraga, membuat kegiatan Liga pelajar yang melombakan 7 cabang diantaranya renang, tenis meja, catur, bulu tangkis, bola volley, dan karate dari tingka SD, SMP dan SMA,” ungkap Ibrahim kepada Wartawan beberapa waktu lalu.

Pelaksanaan kegiatan liga pelajar ini pada tahun ini bertepatan dengan event  lomba O2SN sehingga momentum inipula digunakan untuk menyeleksi pelajar yang dapat mewakili Kabupaten Malra di lomba O2SN tingkat Provinsi Maluku.

Pelaksanaan Liga Pelajar, kata Ibrahim sangat memberikan manfaat bagi seleksi bibit-bibit atlit.

Dicontohkan, ada atlit yang direkrut dari sekolah yang berada di kecamatan-kecamatan terjauh.

“kami berhasil menemukan atlit-atlit seperti atlit tenis meja dari SD Naskat Watuar Kecamatan Kei besar Selatan Barat dan atlit pelari 100 meter dari SD Weduar, Kecamatan Kei Besar Selatan, ” tuturnya.

Disinggung soal evaluasi  atas kegiatan tahunan tersebut, diakuinya setiap tahun selalu dilaksanakan evaluasi.

Hanya saja menurutnya semakin banyak lomba atau event olahraga yang digelar semakin bagus untuk menciptakan dan menemukan atlit terbaik.

“kalau kita melakukan banyak kegiatan (event olahraga) tentu akan memberikan dampak, bagaimana kita mau tahu atlit yang berbakat atau tidak,  jadi tidak ada jaman lagi untuk tunjuk-tunjuk atlit tetapi kita menyeleksi dari tingkat paling bawah,” tutupnya. (BN-06)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan