Ambon,Bedahnusantara.com:Sebanyak 1.563 tenaga kesehatan yang batal divaksin Covid-19, karena kondisi kesehatan.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, untuk Kota Ambon terdapat 3.910 orang tenaga kesehatan yang terdaftar untuk divaksin, namun yang mendaftar sebanyak 3.768 orang sementara, tenaga kesehatan yang telah divaksin sebanyak 2.205 orang.
“Dari 3.768 tenaga kesehatan yang bisa divaksin sebanyak 2.205 atau 56,4 persen. Kenapa? Karena, kondisi kesehatan,” ungkapnya kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (08/01/21).
Hal ini menjadi tantangan bagi Pemkot Ambon, karena itu vaksin penting diberikan kepada tenaga kesehatan agar, mengurangi tingkat keparahan bahkan kematian akibat Covid-19
“Kita masih tetap melakukan vaksin bagi tenaga kesehatan, karena saat ini tenaga kesehatan sementara melakukan vaksinasi tahap kedua,” paparnya.
Dia mengakui, jika ada tenaga kesehatan yang belum terdaftar di tahap pertama maka akan masuk pada kelompok tahap kedua.
“Kita berharap tenaga kesehatan dapat mengikuti vaksin sesuai aturan yang ada,” katanya.
Vaksin juga tambah dia, akan dilakukan terhadap TNI, Polri, tenaga Guru, anggota dewan, tokoh agama, pejabat daerah, aparat sipil negara (ASN) dan pegawai swasta baik BUMN dan BUMD, pedagang, petugas pariwisata, pengemudi taksi online, pengemudi angkot dan ojek.
“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua, kepada seluruh pekerja yang terkait dengan pelayanan umum baik itu TNI Polri, kemudian guru, anggota dewan, tokoh agama, pejabat daerah, kemudian ASN pegawai-pegawai BUMN, BUMD, Pol PP pedagang pasar, petugas-petugas pariwisata, taksi-taksi online, kemudian gojek dan pengemudi angkot,” terangnya
Dia menambahkan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat untuk proses pelaksanaan vaksin.
“Sekarang kita lagi tunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat untuk proses vaksinasi,” terangnya.
Disingung soal stok vaksin, Wali Kota menambahkan, stok vaksin mencukupi untum dilakukan vaksin.
“Kalau vaksin saya rasa kita punya stok cukup karena, kita mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku,” tandasnya.( BN-02)






