Editor: Redaksi
MBON, Bedahnusantara.com: Ketua Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Provinsi Maluku, Zeth Pormes, S.Sos., menyampaikan sikap dukungan terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk menanggapi hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS).
Survei CELIOS dalam laporan Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran menempatkan Bahlil Lahadalia pada posisi terbawah dalam pemeringkatan kinerja menteri dengan skor minus 159. Hasil tersebut menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai tanggapan.
Dalam rancangan pernyataannya, Zeth Pormes menegaskan bahwa hasil survei merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, penilaian terhadap seorang menteri harus dilakukan secara objektif, komprehensif, dan berdasarkan indikator kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami menghormati setiap hasil survei sebagai bagian dari demokrasi. Namun, jangan sampai sebuah survei dijadikan vonis mutlak untuk menghakimi kinerja seorang menteri. Bahlil Lahadalia tidak boleh dinilai hanya dari satu sudut pandang. Ada kerja nyata, capaian program, dan tanggung jawab besar yang juga harus diperhitungkan,” demikian tegas Zeth Pormes.
Menurut pernyataan tersebut, penilaian terhadap Bahlil Lahadalia seharusnya mempertimbangkan berbagai capaian pemerintah di sektor energi, termasuk penerimaan negara, investasi, ketahanan energi, serta upaya memperkuat pengelolaan sumber daya alam nasional.
Berdasarkan laporan Kementerian ESDM, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di Kementerian ESDM sepanjang 2025 mencapai Rp138,37 triliun atau 108,56 persen dari target. Sementara itu, realisasi lifting minyak bumi mencapai 605,3 ribu barel per hari atau 100,05 persen dari target APBN 2025.
Capaian tersebut dinilai patut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh, meskipun tidak serta-merta menghapus berbagai persoalan dan tantangan kebijakan energi nasional.
“Kalau ingin menilai kinerja seorang pejabat negara, maka gunakan ukuran yang menyeluruh. Jangan hanya melihat sisi negatif, sementara capaian dan kontribusi yang terukur justru dikesampingkan. Kritik harus berdiri di atas objektivitas, bukan sekadar membentuk persepsi,” lanjut zeth.
PD AMPG Maluku juga menilai pentingnya keterbukaan metodologi survei agar masyarakat dapat memahami dasar penilaian yang digunakan.
Survei CELIOS diketahui menggunakan pendekatan non-probability sampling melalui Meta Ads untuk masyarakat umum, disertai pembobotan, serta metode tersendiri untuk responden ahli. Menurut PD AMPG Maluku, pendekatan tersebut perlu dipahami sesuai kelebihan dan keterbatasannya, sehingga hasilnya tidak ditafsirkan melebihi ruang lingkup penelitian.
Lebih jauh, Zeth Pormes dalam pernyataannya tersebut turut menyoroti perjalanan kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai salah satu tokoh nasional yang berasal dari Indonesia Timur.
Menurutnya, perjalanan Bahlil dari dunia usaha hingga dipercaya memegang jabatan strategis di pemerintahan merupakan contoh bahwa generasi muda dari kawasan timur Indonesia memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Sebagai anak-anak muda dari Indonesia Timur, kami tentu melihat perjalanan Bahlil Lahadalia sebagai sebuah inspirasi. Beliau membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengambil peran besar bagi bangsa. Tetapi dukungan kami bukan berarti menutup mata terhadap kritik. Kami justru berharap kritik dijawab dengan kerja nyata dan perbaikan yang terus dilakukan,” demikian pernyataan zeth.
Pada bagian akhir pernyataannya, Zeth Pormes menegaskan dukungan PD AMPG Provinsi Maluku terhadap upaya Bahlil Lahadalia menjalankan tugas pemerintahan dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan perbedaan penilaian sebagai ruang diskusi yang sehat, bukan sebagai alasan untuk mengabaikan capaian ataupun menutup ruang kritik.
“Bahlil Lahadalia tidak membutuhkan pembelaan yang menutup mata terhadap kekurangan. Yang dibutuhkan adalah penilaian yang adil. Kritik itu sah, tetapi fakta dan hasil kerja juga harus berbicara. Kami mendukung beliau untuk terus bekerja dan membuktikan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” demikian tutup zeth pormes.
PD AMPG PROVINSI MALUKU
ZETH PORMES, S.Sos.
Ketua PD AMPG Provinsi Maluku (BN Grace)









