![]() |
| Richard Louhenapessy |
Ambon, Bedahnusantara.com: Musik bagi orang Maluku khususnya Kota Ambon merupakan DNA yang dimiliki sejak lahir, Akui Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.
Dia mengatakan, musik bagi orang Ambon disebutkan kantor musik Ambon sebagai DNAorang Ambon.
“Mengapa disebut musik DNAnya orang Ambon karena sejak dilahirkan oleh Tuhan dan memiliki DNA untuk menyanyi, karena itu, kalau kita lihat orang Ambon dimana saja dan pada saat diminta untuk menyanyi mereka siap walaupun tanpa latihan,”katanya saat membuka kegiatan musikalisasi puisi tingkat sekolah menengah atas (SMA) se-Provinsi Maluku tahun 2017 di lokasi Taman Budaya, Jumat (4/8).
Dia mencontohkan, pada saat guru-guru yang diminta untuk bernyanyi pada kegiatan-kgaiatan tertentu tanpa latihanpun mereka bisa beryanyi, karena itu identitas orang Ambon.
“Orang Ambon kalau diminta tampil dalam kegiatan apapun tanpa latihan tetap bisa bernyanyi,”akuinya.
Dia mengakui, dengan identitas yang dimiliki orang Ambon maka, UNESCO menetapkan Ambon menuju Kota musik dunia.
“Dengan penetapan ini kita berupaya untuk menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia dengan membuka studio rekaman dan rumah musik,”terangnya.(BN-02)






