Editor: Redaksi
AMBON, Bedahnusantara.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon bersama Bank Maluku Malut memperkuat komitmen kolaborasi pentahelix dalam mewujudkan Kota Ambon yang tangguh terhadap bencana. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan distribusi air bersih di 100 titik wilayah Kota Ambon sebagai upaya mengantisipasi dampak fenomena El Niño, kemarau panjang, krisis air bersih, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan, S.Hut., M.Si., saat diwawancarai langsung melalui telepon, Rabu (21/10/2026), menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya dampak musim kemarau yang dapat mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Menurutnya, upaya penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, komunitas masyarakat, akademisi, media, serta unsur terkait lainnya agar penanganan risiko bencana dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi antara BPBD Kota Ambon dan Bank Maluku Malut melalui distribusi air bersih di 100 titik menjadi salah satu bentuk dukungan konkret untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman kekeringan dan keterbatasan pasokan air bersih.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus tetap terpenuhi, terutama ketika kemarau berkepanjangan berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air. Karena itu, distribusi air bersih diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain mengantisipasi krisis air, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Niño. Kondisi cuaca kering yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui koordinasi lintas sektor dan peningkatan kesadaran masyarakat.
BPBD Kota Ambon memandang bahwa penguatan kerja sama multipihak merupakan salah satu kunci dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana. Melalui pendekatan pentahelix, setiap unsur diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing, baik dalam pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, maupun pemulihan pascabencana.
Keterlibatan Bank Maluku Malut dalam kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya dukungan sektor perbankan terhadap upaya kemanusiaan dan pengurangan risiko bencana di daerah.
Melalui kegiatan distribusi air bersih di 100 titik tersebut, BPBD Kota Ambon bersama Bank Maluku Malut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan perubahan kondisi cuaca.
Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Ambon yang lebih tangguh, tanggap, dan siap menghadapi ancaman bencana, dengan mengedepankan semangat gotong royong serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (BN Grace)









