Ambon,Bedahnusantara.com:Akibat curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan bencana alam pada sejumlah titik di Kota Ambon.
Akui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demy Paays kepada tim Media Center, Selasa (18/5/2021) di Balai Kota menyampaikan, pada Minggu (16/5/2021).
Dia menjelaskan, ada sejumlah titik bencana alam di Kota Ambon diantaranya, pada kawasan Waiheru, Kecamatan Baguala, dan Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau.
“Untuk kawasan Waiheru telah terjadi luapan air di jalan raya akibat penyumbatan saluran drainase. Peristiwa ini sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di daerah tersebut, sementara pada RT 002/013 Gadihu, Negeri Batu Merah telah terjadi longsor yang menyebabkan kerusakan dua rumah warga yakni milik Kamel Taslim dan Arey Said, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tuturnya.
Untuk membantu korban bencana alam, Tim BPBD Kota Ambon melakukan pemantauan dan memberikan bantuan berupa gerobak, sekop, terpal dan karung bagi keluarga untuk membersihkan lokasi serta antisipasi terjadinya longsor susulan.
“Kita berikan bantuan gerobak untuk meminimalisasi longsor,” katanya.
Selain bencana alam, ada pohon yang roboh pada RT003/RW 004, kawasan Ahuru akibat, angin kencang sehingga menyebabkan akses jalan putus dan menghambat aktifitas masyarakat.
“Pohon yang tumbang telah ditebang dan dibersihkan dan diberikan terpal sebagai langkah antisipasi,” ungkapnya.
Adapun lanjut dia, telah terjadi longsor pada RT.002/RW.001 terjadi di Negeri Hukurila
yang menyebabkan, satu unit Puskesmas, satu unit sekolah dasar (SD), lima rumah warga serta tempat pemakan umum terkena material longsoran.
“Tim BPBD Kota Ambon telah turun ke lokasi melaksanakan peninjauan, pendataan, dan memberikan bantuan untuk pembersihan material longsor,” terangnya.
Pihaknya berharap, warga Kota Ambon tetap waspada, karena bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, terlebih intensitas curah hujan diperkirakan masih terus meningkat.
“Masyarakat yang tinggal di lereng gunung dan bantaran sungai agar, selalu waspada dan memperhatikan himbauan dan informasi dari Pemerintah melalui media sosial,” tandasnya.
Dia meminta, masyarakat yang terkena bencana alam untuk cepat memberikan laporan kepada BPBD melalui perangkat RT/RW atau pemerintah desa, negeri dan kelurahan apabila ada kejadian bencana, maupun pohon tumbang, sehingga dapat segera ditangani dalam sinergitas dan koordinasi antara BPBD, Damkar, maupun Dinas Sosial kota Ambon.
“Untuk laporan dan pengaduan warga kota dapat disampaikan melalui website www.lapor.go.id atau Lewat SMS ke 1708, atau ketik AMBON(spasi)ISI PESAN kirim ke 08114706999,” tutupnya.( BN-02)






