Rumah Kosong di Passo Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

3aebdafa 7c1b 4f1e 896b e7da910344d8 scaled

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com:  Sebuah rumah milik keluarga Mateos Hukunala yang berlokasi di kawasan Passo Air Besar, RT 37/RW 08, Kota Ambon, dilaporkan terbakar pada Rabu malam (1/4/2026). Peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik, mengingat kondisi rumah yang sudah sekitar satu tahun dalam keadaan kosong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kejadian diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon melalui call center pada pukul 20.00 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 20.30 WIT dengan waktu respons 30 menit.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh petugas di lapangan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.15 WIT. Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir secara pasti.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan dua unit mobil pemadam, masing-masing satu unit dari Pos Passo dengan kekuatan delapan personel, serta satu unit dari Pos Hatiwe yang didukung dua personel. Seluruh proses penanganan kebakaran ini ditangani oleh tim yang tergabung dalam Platon B.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (2/4/2026), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah yang sudah lama tidak dihuni.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIT dan langsung mengerahkan tim ke lokasi. Dugaan sementara memang akibat korsleting listrik, apalagi rumah tersebut sudah lama kosong,” ungkap Hehamahua.

Ia juga mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Menurutnya, respon cepat petugas menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak kebakaran.

Lebih lanjut, Hehamahua mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama. Ia menyarankan agar instalasi listrik diperiksa secara berkala guna mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan warga agar memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman, terutama pada rumah yang tidak dihuni. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh faktor kelistrikan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan