Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon kembali menggelar Pasar Murah dalam rangka menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat memberikan sambutan di Masjid AR’ RAUF, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama di tengah kenaikan inflasi yang berdampak pada harga bahan pangan.
“Kalau di pasar harga paket ini bisa mencapai Rp130 ribu lebih, maka pemerintah kota memberikan subsidi sebesar Rp83 ribu, sehingga masyarakat cukup membayar Rp55 ribu. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk mengurangi beban warga menjelang Idul Fitri,” ujar Wattimena.
Paket sembako yang dijual dalam pasar murah ini terdiri dari enam komoditas, yakni satu rak telur, gula pasir satu kilogram, terigu satu kilogram, satu kaleng susu, minyak goreng satu liter, dan satu saset margarin Blue Band 200 gram. Total harga paket dari distributor sebesar Rp130.500 per paket, dan setelah disubsidi Pemerintah Kota Ambon, masyarakat dapat memperolehnya dengan harga Rp55.000.
Sebanyak 2.359 paket disiapkan untuk empat kecamatan di Kota Ambon. Pelaksanaan pasar murah berlangsung selama tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis (3–5 Maret 2026), dengan lokasi sebagai berikut: hari pertama di Kecamatan Sirimau, Puncak Wara, Dusun Wayhakila, Negeri Batu Merah; hari kedua di Kecamatan Nusaniwe, lapangan bola depan Islamic Center Kelurahan Wayhahu; serta hari ketiga di Kecamatan Baguala di Kantor Desa Nania dan Kecamatan Teluk Ambon di halaman Kantor Kecamatan.
Wattimena juga menyinggung kondisi inflasi yang mengalami peningkatan berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), di mana inflasi Kota Ambon secara year-on-year mencapai 5,9 persen. Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat yang tidak seimbang dengan ketersediaan stok barang memicu kenaikan harga, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Karena itu, ia meminta agar pembagian kupon dan pelaksanaan pasar murah dilakukan secara adil dan tepat sasaran. “Yang membutuhkan, itu yang harus diberikan. Supaya program ini benar-benar berdampak dan tidak salah sasaran,” tegasnya.
Selain pasar murah, Pemerintah Kota Ambon juga melaksanakan berbagai kegiatan dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri, termasuk safari Ramadan dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.
Meski jumlah paket yang tersedia belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan, Pemerintah Kota Ambon berharap sedikitnya 2.359 paket yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. (BN Grace)





