Siahay Bantah Bahwa Borong Kupon Pasar Murah, Semua Yang Saya Bantu Itu Orang Miskin

Eta Siahay Bantah
Eta Siahay Bantah Borong Kupon Pasar Murah

Ambon, Bedahnusantara.com: Kasus terkait dugaan memborong Kupon pasar murah oleh salah satu Anggota DPRD Kota Ambon, Bernama Eta Siahay dibantah oleh yang bersangkutan.

Dikonfirmasi langsung kepada media ini, sang anggota DPRD tersebut menyatakan bahwa; dirinya tidak melakukan pembohongan kupon pasar murah, dirinya malah bertujuan membantu orang-orang kurang mampu yang ada di sekitar lingkungannya.

Bacaan Lainnya

” saya ditawarkan oleh seseorang apakah mau beli kupon pasar murah, dan saya kemudian menerima tawaran tersebut dengan niat membantu masyarakat miskin yang ada disekitar saya, ” ungkap Siahay.

Dikatakannya, apakah saya salah jika ingin membatu masyarakat miskin?, ” saya tidak borong itu kupon pasar murah. Jumlah kupon yang saya dapat juga cuma 20 buah, dan tidak sebanyak 1000 buah. Hal itu pun ditawarkan oleh seseorang kepada saya, ” Tegas Siahay.

Ketika ditanya apakah sang pemberi kupon adalah orang Dinas, Siahay engan mengungkapkan siapa pelaku yang menawarkan kupon pasar murah tersebut.

Bahkan ketika disinggung terkait tujuan kupon pasar murah itu dibagikan untuk orang dekat dan diduga untuk team suksesnya. Siahay dengan tegas membantah pernyataan tersebut.

“Saya tidak pernah borong kupon untuk team sukses , dan saya tidak ada intrik politik dalam membantu masyarakat, sebab semua yang saya bantu adalah orang-orang miskin yang membutuhkan. Dan saya hanya diberi sebanyak 20 lembar, ” Tandasnya.

Dirinya secara pribadi menyesalkan mengapa ada pihak yang kemudian mempolitisir bahkan menyalah artikan niat baiknya tersebut.

” saya sangat kecewa dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut, termasuk pihak media yang mempublikasi nama dan foto saya terkait berita ini, saya sangat kecewa mengapa media tidak menahan berita hingga dikonfirmasi barulah dapat dipublikasikan, ” Geramnya.

Pihak sang Anggota Dewan berujar, biarlah nanti Tuhan Yang Maha Kuasa yang menjadi hakim dan pemutus perkara ini.

Padahal untuk diketahui, pihak media sudah mencoba menghubungi yang bersangkutan akan tetapi pihak sang Anggota DPRD sulit dan tidak bisa dihubungi.

Dilain pihak sang Anggota dewan itu, bahkan mengakui bahwa dirinya memang memiliki dua buah Handphone sehingga yang satunya agak jarang dipergunakan nya. Sehingga mungkin saja ketika dihubungi dirinya tidak tahu karena salah satu nomor Handphone nya itu jarang dipakai.

Tidak hanya itu “selaku pihak media, kami juga memiliki time line dan dead line, sehingga tidak ada pihak manapun yang dapat mengintervensi apalagi mengatur-atur rumah tangga media,” ungkap Pimpinan Redaksi Media Online Bedahnusantara.com

Oleh sebab itu, ” pihak media ini akan terus menelusuri lebih jauh terkait oknum-oknum yang kurang ajar dalam memanfaatkan program-program pemerintah demi kepentingan pribadi dan kelompok, ” Tegas Pimpinan Redaksi Media Online Bedahnusantara.com (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan