Perkim Ambon Dorong Digitalisasi UMKM di Tiga RTP Lewat QRIS dan E-Commerce

IMG 20260202 WA0003 scaled

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus mendorong percepatan digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang beraktivitas pada tiga Ruang Terbuka Publik (RTP) di Kota Ambon. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program Percepatan Akses Keuangan Daerah (PAKD) guna meningkatkan literasi dan inklusi jasa keuangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ambon, Ivonny Latuputty, saat diwawancarai via telepon, Rabu (4/3/2026), menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan modernisasi sistem pembayaran agar lebih cepat, mudah, aman, dan efisien.

“Tujuan utama kolaborasi ini adalah mendukung program Percepatan Akses Keuangan Daerah (PAKD) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kami ingin UMKM di RTP bisa beradaptasi dengan sistem pembayaran digital sehingga transaksi menjadi lebih praktis dan aman,” ujar Latuputty.

Ia menambahkan, digitalisasi melalui pemanfaatan e-commerce dan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi pelaku usaha. Selain mempermudah promosi produk secara digital melalui media sosial dan platform daring, proses transaksi juga menjadi lebih cepat karena tidak lagi bergantung pada uang tunai maupun uang kembalian.

“Dengan QRIS, transaksi menjadi lebih cepat dan praktis. Ini tentu membantu baik penjual maupun pembeli. Selain itu, citra bisnis UMKM di RTP Kota Ambon juga akan meningkat karena terlihat lebih profesional dan mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, sejumlah langkah konkret akan dilakukan, khususnya bagi pelaku UMKM di tiga lokasi RTP. Di antaranya adalah pelaksanaan sosialisasi edukatif mengenai manfaat QRIS yang menawarkan transaksi cepat, praktis, dan tanpa uang tunai, serta pemanfaatan e-commerce yang mampu memperluas jangkauan pasar dengan biaya operasional yang lebih efisien.

Selain itu, Tim Terakota akan melakukan pendampingan langsung dalam proses pendaftaran QRIS. Pendampingan ini meliputi bantuan melengkapi berkas seperti KTP, foto usaha, dan rekening bank aktif agar proses persetujuan dapat berjalan lebih cepat.

Tak hanya itu, para pelaku UMKM juga akan mendapatkan penyuluhan terkait keamanan transaksi digital. Edukasi ini mencakup pemahaman mengenai potensi penipuan (fraud) digital serta cara memastikan notifikasi dana masuk yang valid, sehingga pelaku usaha tidak mudah menjadi korban kejahatan siber.

Sebagai bentuk komitmen bersama, akan dilakukan sosialisasi sekaligus penyerahan simbolis barcode QRIS kepada pelaku UMKM di tiga RTP pada apel pagi Pemerintah Kota Ambon. Penyerahan tersebut direncanakan dilakukan langsung oleh Wali Kota Ambon, didampingi pimpinan Bank Indonesia (BI) dan BTN, sebagai wujud sinergi antara Bank Indonesia, BTN, dan Pemerintah Kota Ambon dalam mendorong digitalisasi UMKM di Kota Ambon.

Latuputty berharap, melalui kolaborasi ini, pelaku UMKM di Kota Ambon semakin siap bersaing di era digital serta mampu meningkatkan omzet usaha secara berkelanjutan.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Kami ingin UMKM di Ambon naik kelas dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan